Fn-Indonesia.com. Pemerintah Provinsi Riau telah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki Tugu Zapin yang kondisinya rusak akibat pencurian bahan tugu yang terbuat dari tembaga. Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan bahwa tugu tersebut dibangun saat dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR dan saat ini kondisinya kurang layak dipandang karena sebagian bidangnya rusak akibat pemotongan.

 

“Memang tugu Zapin itu dulu zaman saya kepala dinas dulu yang membuat tugu Zapin. Saya pun melihat kemarin ada beberapa bidang yang sudah di potong-potong, saya dapat laporan dari dinas PUPR. Dan kami minta kepada PUPR untuk segera berkoordinasi dengan pekerja untuk memperbaiki kembali,” ujar SF Hariyanto.

 

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan pelaku pencurian dan perusakan tugu Zapin sudah diamankan. Para pelaku telah mengakui kesalahannya, mengembalikan bahan tugu yang telah dipotong, dan diberi peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Ini sudah dilaporkan ke Polresta, sudah ditangkap pelakunya, barang-barangnya sudah kita ambil. Dan kami minta kepada PUPR untuk segera berkoordinasi dengan pekerja untuk memperbaiki kembali. Ini ikon kita di Pekanbaru, titik nol di Provinsi Riau," kata SF Hariyanto.

 

Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, M Arief Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki Tugu Zapin yang merupakan salah satu ikon Provinsi Riau.

 

“Sudah, sudah kita anggarkan untuk perbaikan tugu Zapin yang beberapa bahannya hilang. Segera akan kita perbaiki,” kata Arif.

 

Perbaikan Tugu Zapin merupakan langkah penting dalam mempertahankan ikon dan keindahan kota Pekanbaru serta memastikan warisan budaya tetap terjaga dengan baik.