- Banjir, Longsor di Agam, Menteri Kehutanan dan Kapolda Riau Percepat Evakuasi dan Distribusi Bantuan
- Apel Kesiapsiagaan Digelar di Batu Hampar, Semua Unsur Siap Hadapi Potensi Banjir
- Kesiapan Operasi Zebra 2025, Ditlantas Polda Riau Sertakan Aksi Peduli Untuk Korban Siklon Tropis Senyar Sumbar
- Kapolda Riau Berangkatkan 290 Personel Bantu Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera Barat
- Kapolda Riau Lakukan Perombakan Besar, 8 Pejabat Polresta Pekanbaru Dimutasi untuk Penyegaran Kinerja
- PFI Pekanbaru Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
- Wujud Kepedulian, Polsek Kandis Galang Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
- Ditresnarkoba Polda Riau Tangkap Dua Kurir, Sita 28,3 Kilogram Sabu yang Dikendalikan dari Lapas
- Oknum P3K Satpol PP Inhu Dibekuk Saat Edarkan Ekstasi, Polisi Gerebek Rumah di Air Molek
- Satlantas Pekanbaru Tertibkan Kendaraan Bertonase Besar, 37 Truk Melanggar Jam Masuk Kota
Pekerja Sawit di Siak Tewas Diterkam Harimau

Keterangan Gambar : Foto:istimewa
Siak, FNIndonesia.com - Seorang pekerja di kebun sawit PT Sunli Acronia Sukses tewas diterkam seekor Harimau Sumatera, Selasa (16/7/2024). Korban bernama Yasonia Zega (43 tahun) ditemukan tewas dengan kondisi kepala yang sudah terpisah dari badan.
Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi mengatakan, peristiwa itu terjadi di kebun sawit milik perusahan yang terletak si Dusun II Kampung Penyengat, Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
"Korban saat itu keluar dari camp penginapan untuk buang air kecil. Teman korban, Ilham Sinaga, mendengar teriakan minta tolong dan melihat seekor harimau menyeret korban," kata Asep, Rabu (17/7/2024).
Baca Lainnya :
- Kasus Dugaan Korupsi di PMI Riau, Jaksa Periksa 160 Vendor dan Eks Kadiskes1
- SPDP Kasus SPPD Fiktif di Sekwan DPRD Riau Terbit, Jaksa Tunggu Penetapan Tersangka0
- Dikendalikan Terpidana Rutan di Pekanbaru, Polisi Ciduk Pengedar Sabu0
- Operasi Antik, Polisi Obrak-abrik Pangeran Hidayat Amankan Pengedar0
- 30 Anak Dibawah Umur Diperdaya Buat Video Asusila oleh Pria di Instagram0
Setelah melihat kejadian itu, pekerja lainnya kemudian berusaha mencari korban di dalam perkebunan sawit. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari camp dalam kondisi mengenaskan.
"Yasonia ditemukan dalam keadaan kepala dan badan yang sudah terpisah. Korban kemudian dibawa ke rumah keluarganya untuk dimakamkan," beber Asep.
Berkaca dari peristiwa ini, asep mengimbau kepada para pekerja sawit dan masyarakat agar tidak beraktivitas di malam hari, terutama di daerah yang rawan konflik dengan harimau.
"Kita menghimbau kepada masyarakat terkhusus di lokasi kejadian agar selalu waspada dengan satwa liar. Kurangi aktifitas pada malam hari," pungkas Asep.(*)











