- Banjir, Longsor di Agam, Menteri Kehutanan dan Kapolda Riau Percepat Evakuasi dan Distribusi Bantuan
- Apel Kesiapsiagaan Digelar di Batu Hampar, Semua Unsur Siap Hadapi Potensi Banjir
- Kesiapan Operasi Zebra 2025, Ditlantas Polda Riau Sertakan Aksi Peduli Untuk Korban Siklon Tropis Senyar Sumbar
- Kapolda Riau Berangkatkan 290 Personel Bantu Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera Barat
- Kapolda Riau Lakukan Perombakan Besar, 8 Pejabat Polresta Pekanbaru Dimutasi untuk Penyegaran Kinerja
- PFI Pekanbaru Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
- Wujud Kepedulian, Polsek Kandis Galang Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
- Ditresnarkoba Polda Riau Tangkap Dua Kurir, Sita 28,3 Kilogram Sabu yang Dikendalikan dari Lapas
- Oknum P3K Satpol PP Inhu Dibekuk Saat Edarkan Ekstasi, Polisi Gerebek Rumah di Air Molek
- Satlantas Pekanbaru Tertibkan Kendaraan Bertonase Besar, 37 Truk Melanggar Jam Masuk Kota
Kapolda Riau Berangkatkan 290 Personel Bantu Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera Barat

Keterangan Gambar : Foto : Istimewa
FN Indonesia Pekanbaru - Sebanyak 290 personel Brimob dan Samapta Polda Riau diberangkatkan menuju Sumatera Barat untuk membantu penanganan banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Apel pelepasan dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, di halaman Mapolda Riau, Sabtu (29/11/2025).
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa pengiriman pasukan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ia menekankan bahwa bencana alam tidak mengenal batas administratif.
“Di saat penuh cobaan seperti ini, kita diingatkan bahwa kekuatan bangsa bukan hanya soal apa yang dimiliki, tetapi bagaimana kita saling menjaga dan menguatkan. Ini adalah wujud komitmen Polri: di mana ada masyarakat yang membutuhkan, negara harus hadir dan polisi harus melayani,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan bahwa solidaritas antarprovinsi adalah cerminan dari filosofi dasar Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan seluruh rakyat Indonesia.
“Riau dan Sumbar adalah tetangga. Ketika saudara kita terkena musibah, kita bergerak. Kemanusiaan tidak bisa dibatasi oleh administrasi pemerintahan,” tegasnya.
Polda Riau mengerahkan personel BKO dengan didukung armada dan perlengkapan penanganan bencana, antara lain, 5 bus Brimob, 4 truk peralatan Brimob, Mobil water treatment, Mobil penghasil air bersih, 3 bus Ditsamapta, Rantis K-9, Rantis SAR, Ambulans Biddokkes, Mobil DVI, Truk Polairud dan Mobil tangki logistik BBM.
Selain itu, turut diberangkatkan berbagai perangkat komunikasi seperti repeater, Vicon, HT Motorola, hingga internet satelit Starlink. Perlengkapan SAR seperti tenda medis, pelbet, dapur lapangan, genset, drone, serta peralatan evakuasi juga disiapkan untuk memastikan operasi berjalan optimal.
Kapolda Riau menjelaskan bahwa operasi ini memiliki empat prioritas utama, Evakuasi warga terdampak, pembukaan akses dan pembersihan material longsor ringan, distribusi bantuan cepat, penguatan keamanan agar penyaluran bantuan berjalan aman dan lancar

“Seluruh langkah ini akan dilaksanakan bersama Polda Sumbar, BPBD, TNI, Basarnas, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya,” jelas Kapolda yang akrab disapa Herimen.
Kapolda Riau menegaskan bahwa respons cepat bukan sekadar slogan, melainkan bukti kesiapan Polri menghadapi situasi darurat.
“Informasi diterima, kekuatan dihitung, dan dalam hitungan jam pasukan diberangkatkan. Inilah arti readiness Polri—siap bergerak kapanpun, dimanapun, untuk siapapun,” ujarnya.
Ia mengingatkan seluruh personel untuk bekerja profesional, cepat, tepat, humanis, serta mengutamakan keselamatan warga dan keamanan diri. Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga nama baik Polda Riau dan Polri serta melaporkan perkembangan situasi secara real time.


Kapolda memastikan bahwa Polda Riau terus memantau kondisi di Sumatera Barat. Jika diperlukan, tambahan pasukan maupun dukungan logistik siap dikirim.
“Semoga saudara-saudara kita di Sumatera Barat diberikan kekuatan, dan semoga kehadiran personel dari Riau dapat membantu memulihkan situasi,” tutupnya.










