Banjir, Longsor di Agam, Menteri Kehutanan dan Kapolda Riau Percepat Evakuasi dan Distribusi Bantuan

Banjir, Longsor di Agam, Menteri Kehutanan dan Kapolda Riau Percepat Evakuasi dan Distribusi Bantuan

By FN INDONESIA 30 Nov 2025, 15:55:41 WIB Daerah
Banjir, Longsor di Agam, Menteri Kehutanan dan Kapolda Riau Percepat Evakuasi dan Distribusi Bantuan

Keterangan Gambar : Foto : Istimewa


FN Indonesia Sumbar - Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung meninjau lokasi bencana banjir bandang dan longsor di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025).

Keduanya bergabung bersama tim gabungan Polda Sumbar, Polda Riau, TNI, Basarnas, serta relawan yang sejak awal melakukan pencarian dan evakuasi korban.

“Saya bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Polda Sumbar, dan TNI ikut mengevakuasi dua korban yang ditemukan meninggal dunia di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Lubuk Basung.

Ia menjelaskan, kedua jenazah langsung dibawa ke lokasi identifikasi sesuai prosedur. Saat ini, penanganan di wilayah Agam difokuskan pada tahap tanggap darurat mengingat masih banyak warga yang belum ditemukan sejak banjir bandang melanda daerah tersebut pada Kamis sore.

“Ada seorang warga di pengungsian menyampaikan masih kehilangan satu orang adik, seorang anak, dan seorang keponakan,” ujarnya, menggambarkan beratnya kondisi para penyintas.

Menteri Kehutanan menambahkan, koordinasi penuh telah dilakukan bersama TNI dan Polri untuk mempercepat proses evakuasi, pemulihan awal, dan rehabilitasi wilayah terdampak. Setelah proses evakuasi selesai, tim psikolog dari berbagai instansi akan dikerahkan untuk memberikan trauma healing kepada masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga korban.

Sementara itu, akses menuju sejumlah daerah di Agam masih terisolasi akibat tertimbun longsor. Sejumlah alat berat telah diarahkan ke titik kritis untuk membuka jalan dan mempermudah pendistribusian logistik.

“Alat berat bakal diarahkan untuk membuka jalan tertimbun tanah longsor dan terban agar mobilisasi bantuan lancar, karena bantuan sudah mulai berdatangan,” ujar Raja Juli Antoni.

Di sisi lain, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memastikan bahwa dukungan dari Polda Riau telah bergerak sejak dua hari lalu sebagai respons cepat terhadap bencana besar yang terjadi di tiga provinsi: Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Kita melakukan backup tiga wilayah terdampak. Karena Riau dekat dengan Sumbar dan butuh respon cepat, kita bergerak,” kata Kapolda.

Polda Riau telah mengerahkan 290 personel Brimob dan Samapta dengan kemampuan khusus SAR dan evakuasi, serta mengirimkan dua unit eskavator yang lebih dulu tiba di lokasi untuk membantu membuka akses jalan. Selain itu, lima truk bantuan logistik berisi kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, obat-obatan, selimut, dan peralatan darurat juga dikirim pagi tadi.

Kapolda Riau menambahkan, sebanyak 34 psikolog dari Biro SDM Polda Riau dan asosiasi psikolog akan dikerahkan untuk membantu pemulihan mental warga di pengungsian.

“Ini duka kita bersama, dan kita hadir untuk saling menguatkan bahwa kita adalah saudara,” ujarnya.

Hingga saat ini, sebagian akses jalan di Palembayan masih tertutup material longsor, beberapa jembatan rusak, dan aliran listrik belum sepenuhnya pulih. Tim SAR gabungan tetap bekerja maksimal di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu demi mempercepat pencarian korban dan mengurangi risiko longsor susulan. (***)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment