- Banjir, Longsor di Agam, Menteri Kehutanan dan Kapolda Riau Percepat Evakuasi dan Distribusi Bantuan
- Apel Kesiapsiagaan Digelar di Batu Hampar, Semua Unsur Siap Hadapi Potensi Banjir
- Kesiapan Operasi Zebra 2025, Ditlantas Polda Riau Sertakan Aksi Peduli Untuk Korban Siklon Tropis Senyar Sumbar
- Kapolda Riau Berangkatkan 290 Personel Bantu Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatera Barat
- Kapolda Riau Lakukan Perombakan Besar, 8 Pejabat Polresta Pekanbaru Dimutasi untuk Penyegaran Kinerja
- PFI Pekanbaru Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
- Wujud Kepedulian, Polsek Kandis Galang Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar
- Ditresnarkoba Polda Riau Tangkap Dua Kurir, Sita 28,3 Kilogram Sabu yang Dikendalikan dari Lapas
- Oknum P3K Satpol PP Inhu Dibekuk Saat Edarkan Ekstasi, Polisi Gerebek Rumah di Air Molek
- Satlantas Pekanbaru Tertibkan Kendaraan Bertonase Besar, 37 Truk Melanggar Jam Masuk Kota
Jokowi Resmikan IPAL Bambu Kuning Pekanbaru, Tingkatkan Pengelolaan Air Limbah
Keterangan Gambar : Presiden RI Joko Widodo meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) atau Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Bambu Kuning
Fn-Indonesia.com. Pekanbaru - Presiden RI
Joko Widodo meresmikan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT)
atau Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Bambu Kuning di Kota Pekanbaru
pada Jumat (31/05/2024) petang.
Peresmian ini dihadiri Menteri PUPR Basuki
Hadimuljono, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Pj Wali Kota Pekanbaru
Risnandar Mahiwa, Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol
Mohammad Iqbal, serta pejabat Forkopimda Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan
bahwa pembangunan IPAL Bambu Kuning yang dimulai sejak tahun 2020 menelan
anggaran hingga Rp902 miliar. Oleh karena itu, beliau berharap Pemko Pekanbaru
dapat memanfaatkan dan menjaga infrastruktur ini dengan sebaik-baiknya.
Baca Lainnya :
- Dua Pengedar Sabu Masuk Perangkap Polisi0
- Satresnarkoba Polres Rohul Ringkus Tiga Pria Pesta Sabu dan Ekstasi0
- Jokowi Resmikan Segmen Bangkinang Tol Pekanbaru-Padang, Dorong Konektivitas Sumatera0
- Satgassus Pencegahan Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten0
- Presiden Jokowi Hari Ini ke Riau, Ini Agendanya0
"Kota Pekanbaru sudah memiliki sistem
pengelolaan air limbah. Ini sangat baik. Pembangunan sistem ini menelan
anggaran yang tidak sedikit, maka saya minta, agar dimanfaatkan dengan
baik," kata Jokowi.
Presiden menjelaskan bahwa pengelolaan air limbah
sangat penting untuk menjaga kualitas air tanah agar dapat dimanfaatkan dalam
jangka waktu yang panjang, sehingga krisis air bersih dapat diatasi.
"Ini sangat berguna untuk menjaga lingkungan
air agar tidak tercemar, kualitas air tanah tetap terjaga, sehingga air yang
kita konsumsi sehari-hari bisa lebih sehat dan segar dalam jangka waktu yang
sangat lama," pungkas Jokowi.
IPAL Bambu Kuning merupakan salah satu upaya
pemerintah dalam meningkatkan pengelolaan air limbah domestik di wilayah
perkotaan. Dengan diresmikannya fasilitas ini, diharapkan dapat berkontribusi
dalam menjaga kualitas lingkungan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat
Kota Pekanbaru.
Kapolda Riau Irjen.Pol. Mohammad Iqbal menyematkan,
kehadiran IPAL Bambu Kuning ini sejalan dengan upaya Polri dalam menjaga
kelestarian lingkungan hidup. Dengan pengelolaan air limbah yang baik,
diharapkan dapat mencegah pencemaran sumber daya air dan menjamin ketersediaan
air bersih bagi masyarakat.
Peresmian IPAL Bambu Kuning ini menjadi langkah
strategis dalam pengelolaan lingkungan di Kota Pekanbaru. Kehadiran Kapolda
Riau dalam acara tersebut menegaskan komitmen Polri untuk mendukung pembangunan
infrastruktur ramah lingkungan demi mewujudkan kota yang lebih hijau dan
berkelanjutan.











