3.240 Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung Buton, Polisi Lakukan Pengamanan
FN Indonesia Siak - Aktivitas arus mudik di Pelabuhan Tanjung Buton, Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (24/3/2026), terpantau meningkat. Meski dipadati penumpang dan kendaraan, situasi tetap berjalan aman dan kondusif berkat pengamanan terpadu dari petugas gabungan.
Sejak pagi, aparat dari berbagai instansi telah disiagakan di sejumlah titik vital pelabuhan. Personel yang terlibat terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga pihak KSOP, yang bersama-sama memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Pengamanan difokuskan pada area strategis seperti terminal penumpang, ruang tunggu, dermaga, serta jalur keluar masuk kendaraan. Selain itu, petugas juga aktif melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan selama puncak arus mudik.
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 18 unit kapal dan speedboat beroperasi melayani penyeberangan. Total pergerakan penumpang mencapai 3.240 orang, dengan rincian 1.695 penumpang tiba dan 1.545 penumpang berangkat.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran.
“Pengamanan ini merupakan upaya kami untuk memastikan seluruh rangkaian mudik berjalan lancar, aman, dan tertib. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” tuturnya.
Ia menambahkan, sinergi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan apabila menghadapi kendala di perjalanan. “Jika membutuhkan bantuan atau dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siap melayani selama 24 jam,” tegasnya.
Sementara itu, Kapos Pengamanan Pelabuhan Tanjung Buton, Ipda Arnes Renaldo Sitompul, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengaturan arus kendaraan untuk mencegah penumpukan serta memastikan proses naik turun penumpang berjalan tertib.
“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta menjaga keselamatan selama berada di area pelabuhan,” jelasnya.
Dengan pengamanan yang optimal, aktivitas di Pelabuhan Tanjung Buton berlangsung hingga sore hari dalam kondisi aman dan terkendali. Kehadiran petugas di lapangan pun mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih nyaman selama perjalanan mudik.
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 sendiri terus dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan Polri dalam mengawal arus mudik dan arus balik Lebaran, dengan tujuan mewujudkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
0 Komentar