FN Indonesia Pekanbaru - Sebuah bangunan yang diduga menjadi lokasi penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Jalan Sidodadi, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, ludes dilahap si jago merah pada Minggu (22/02/2026) siang.

Ketua RT 02 RW 10, Alfisah Damanik, mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa selama ini pemilik lahan, yang diketahui bernama Fendi, hanya melaporkan kegiatan di lokasi tersebut sebagai bengkel mobil dan usaha pengangkutan.

"Laporannya ke saya itu bengkel mobil, karena dia punya usaha pengangkutan mobil juga. Saya tidak tahu kalau ada aktivitas (penimbunan) lain di dalam," ujar Alfisah terbata-bata saat diwawancarai media fn Indonesia di lokasi kejadian.

Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar waktu Zuhur. Alfisah menyebutkan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah dibangunkan oleh pihak keluarga.

"Tadi kejadiannya mungkin sekitar Zuhur. Saya sedang tidur, lalu dibangunkan orang rumah. Pas sampai di sini api sudah membesar," tambahnya.

Meski api sempat merambat ke area sekitar, termasuk sebuah kandang kambing yang berada tepat di sebelah lokasi, hingga kini belum dilaporkan adanya korban jiwa. Alfisah juga menegaskan bahwa pihak RT tidak pernah memberikan izin atau mengetahui adanya keluar-masuk truk tangki BBM di wilayah pemukiman tersebut selama dua tahun terakhir.

Warga sekitar bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru bahu-membahu menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.

"Tadi warga sudah gotong royong, dan kami langsung menghubungi pihak Damkar. Sekarang fokusnya pemadaman dulu," pungkas Alfisah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta legalitas aktivitas di gudang tersebut. (F)