Polda Riau Temukan Dua Pengunjung Positif Narkoba Saat Razia di Delapan THM Pekanbaru
FN Indonesia Pekanbaru - Hasil pemeriksaan urine terhadap puluhan pengunjung tempat hiburan malam di Pekanbaru mengungkap dua orang yang dinyatakan positif narkoba. Temuan tersebut diperoleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau saat menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di delapan tempat hiburan malam, Sabtu (17/10/2026).
Sebanyak 46 pengunjung menjalani pemeriksaan urine dalam operasi yang melibatkan 117 personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda Riau, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, dan TNI.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, menjelaskan operasi tersebut dipimpin Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Herman Pelani. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Operasi ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto serta arahan Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat untuk memberantas narkoba. Kegiatan ini kami laksanakan secara gabungan dengan menyasar delapan tempat hiburan malam,” kata Putu.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi Sago and KTV, C7, D’POIN, Moonlight, Live House, Gen-Z, RP, dan EMPIRE.
Dari hasil tes urine, dua pengunjung berinisial SI dan F diketahui positif narkoba. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami temuan tersebut.
Pihak kepolisian selanjutnya akan berkoordinasi dengan BNNP Riau untuk menentukan langkah penanganan terhadap keduanya sesuai hasil pemeriksaan.
Meski menemukan dua pengunjung dengan hasil tes urine positif, petugas tidak mendapati barang bukti narkotika selama pelaksanaan razia.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Herman Pelani, mengatakan penyidik masih akan menelusuri asal-usul narkotika yang diduga dikonsumsi kedua pengunjung tersebut.
“Kami akan dalami terhadap kedua orang yang urinenya positif ini, serta menelusuri asal-usul narkotika yang dikonsumsinya,” jelas Herman.
Melalui operasi gabungan ini, Polda Riau bersama instansi terkait berupaya memperkuat pengawasan di tempat hiburan malam sekaligus menelusuri kemungkinan sumber perolehan narkotika yang digunakan oleh para pengunjung.
0 Komentar