- Datangi TKP Kasus Gajah Tewas Mengenaskan, Kapolda Riau Janji Tindak Tegas Pelaku Perburuan
- Buka Kejuaraan Motocross di Kandis, Kapolres Siak Tekankan Sportivitas dan Keselamatan
- Kasus Penganiayaan Massal di Desa Sinama Nenek, 9 Orang Ditangkap Polisi
- Berikan Suntikan Semangat, Kapolsek Kandis Tinjau Langsung Kesiapan Pembalap di Paddock
- Pastikan Keamanan Event, Kapolsek Kandis Pimpin Apel Kesiapan Kejuaraan Motocross Tropy Kapolres Siak
- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan
- Enam Pewarta Foto Dinyatakan Kompeten dalam UKW yang Digelar LKBN ANTARA
- Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
- Gajah Sumatra Ditemukan Tewas di Hutan Ukui, Polda Riau Pastikan Korban Perburuan Liar
- Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Forkopimda Rohil Gelar Apel dan Gotong Royong Gerakan Rokan Hilir Asri
DPP Partai NasDem Resmi Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Anggota DPR RI

Keterangan Gambar : Foto: Istimewa
FN Indonesia Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem secara resmi menonaktifkan dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Keputusan ini berlaku efektif mulai Senin, 1 September 2025.
Pengumuman ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi F. Taslim, dalam sebuah siaran pers di Jakarta pada Minggu (31/8/2025). Menurut Hermawi, penonaktifan kedua anggota dewan tersebut merupakan respons partai terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat.
Dalam pernyataan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dan Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim, disebutkan bahwa keputusan ini diambil karena adanya pernyataan dari Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach yang dinilai "menyinggung dan mencederai perasaan rakyat". Pernyataan tersebut dianggap sebagai penyimpangan dari nilai dan perjuangan Partai NasDem yang senantiasa bertumpu pada aspirasi masyarakat.
Keputusan ini juga diambil sebagai bagian dari komitmen Partai NasDem untuk selalu berpegang teguh pada prinsip politik kerakyatan. Pihak partai berharap, tindakan ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh kader, terutama anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, untuk selalu menjaga sikap dan ucapan mereka agar sejalan dengan aspirasi dan amanah rakyat.
Penonaktifan ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi yang memprotes sejumlah isu, termasuk kinerja dan tunjangan anggota DPR. Sebelumnya, rumah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach bahkan sempat didatangi oleh massa demonstran yang marah. (Revilla Ismareta, Jakarta)











