- Owa Siamang Dijual Rp10 Juta, Polisi Ungkap Jaringan Satwa Dilindungi di Riau
- Polresta Pekanbaru Ungkap Enam Perkara Viral, dari Geng Motor hingga Satwa Dilindungi
- Pesta Narkoba di Baliview Pekanbaru Digerebek, Polisi Amankan Tujuh Orang dan Sejumlah Barang Bukti
- Penerimaan Pajak Riau Capai Rp15,81 Triliun, DJP Apresiasi Sinergi Pemangku Kepentingan
- Terbukti Langgar Kode Etik, Polda Riau Jatuhkan Sanksi PTDH kepada Aipda BS
- Kasus TNTN, Polda Riau Jerat 9 Orang atas Pengrusakan dan Perambahan Kawasan Konservasi
- Terima Tantangan Tanam Pohon, Siswa SMA Raih SIM Gratis dari Kapolda Riau
- Oknum Polisi di Bengkalis Diduga Pesta Narkoba, Kombes Pandra: Proses Hukum Berjalan Tegas
- Kabid Humas Polda Riau Kombes Pandra Temu Ramah dengan Insan Pers, Perkuat Sinergi Informasi
- Polres Kampar Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H, Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial
Menko Polkam Salurkan Ribuan Paket Bantuan Korban Bencana di Aceh Tamiang, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Foto : doc Polkam RI
FN Indonesia Aceh - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI, Djamari Chaniago bergerak cepat menindaklanjuti bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, (4/12/2025).
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah pusat dalam memastikan keselamatan serta pemulihan masyarakat terdampak, Kemenko Polkam melalui Deputi 5 Marsda (Marsekal Muda) Eko Dono diwakili Asdep 2 Brigjen Pol Alpen mengirimkan bantuan logistik dan pendampingan langsung untuk kebutuhan darurat ke lokasi bencana.

Bantuan tersebut mencakup ribuan paket kebutuhan pokok. Selain itu, tim Kemenko Polkam turut berkoordinasi dengan pemerintah daerah, serta relawan setempat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat yang membutuhkan.
Brigjen Pol Alpen menegaskan bahwa pemerintah terus memantau kondisi di lapangan dan siap menambah bantuan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak bencana, apalagi Aceh Tamiang merupakan kawasan yang paling parah akibat terpaan bencana.
Pemerintah juga mendorong percepatan proses evakuasi, penyelamatan, serta pemulihan fasilitas umum yang rusak akibat bencana alam.

Melalui langkah cepat ini, Kemenko Polkam dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang dan memastikan keamanan serta keselamatan warga tetap terjaga.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bencana alam banjir dan longsor telah memporak-porandakan sejumlah daerah di Sumatera meliputi Sumbar, Sumut dan Aceh.
Bencana alam yang terjadi adalah persoalan bangsa dan perlu penanganan konfrehensif demi masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan Aceh Tamiang menggunakan helikopter untuk percepatan logistik ke titik bencana. (***)











