- Datangi TKP Kasus Gajah Tewas Mengenaskan, Kapolda Riau Janji Tindak Tegas Pelaku Perburuan
- Buka Kejuaraan Motocross di Kandis, Kapolres Siak Tekankan Sportivitas dan Keselamatan
- Kasus Penganiayaan Massal di Desa Sinama Nenek, 9 Orang Ditangkap Polisi
- Berikan Suntikan Semangat, Kapolsek Kandis Tinjau Langsung Kesiapan Pembalap di Paddock
- Pastikan Keamanan Event, Kapolsek Kandis Pimpin Apel Kesiapan Kejuaraan Motocross Tropy Kapolres Siak
- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan
- Enam Pewarta Foto Dinyatakan Kompeten dalam UKW yang Digelar LKBN ANTARA
- Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
- Gajah Sumatra Ditemukan Tewas di Hutan Ukui, Polda Riau Pastikan Korban Perburuan Liar
- Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Forkopimda Rohil Gelar Apel dan Gotong Royong Gerakan Rokan Hilir Asri
6 Rumah di Asrama Tim Intel Korem 031 Wirabima Pekanbaru Hangus Terbakar

Keterangan Gambar : Foto : fn Indonesia
FN Indonesia Pekanbaru Kebakaran hebat melanda Kompleks Asrama Tim Intel Korem 031 Wirabima (Asrama Pancasila) yang berlokasi di Jalan Sukoharjo, Kota Pekanbaru, pada Rabu (31/12) sore. Sebanyak enam unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.01 WIB. Merespons cepat laporan tersebut, tim gabungan dari berbagai pos langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang dengan cepat merambat di bangunan semi permanen tersebut.
Dulgamar, perwakilan dari bagian Komunikasi dan Informasi pemadam kebakaran Kota Pekanbaru, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk meminimalisir perambatan api.
"Kita kerahkan semuanya ada sekitar 8 unit, 7 mobil air dan 1 unit armada rescue," tutur Dulkamar saat ditemui di lokasi kejadian.

Armada tersebut didatangkan dari berbagai posko, termasuk dari Kopan, Cempaka, Bukit Raya, AKAP, Andayani, 1 unit mobil tim Sabara Polresta Pekanbaru serta bantuan dari MPK Rescue.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Meski api berhasil dikuasai dengan relatif cepat, petugas mengaku sempat mengalami kendala teknis di lapangan.
"Kendala kita cuma sumber air saja," tambah Dulgamar.
Kondisi bangunan yang sebagian besar terdiri dari material kayu di bagian dapur juga membuat api lebih mudah berkobar. "Bangunan ada yang separuh dari papan di bagian dapurnya, sementara bagian depannya bangunan permanen," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pemicu kebakaran tersebut.
Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kerugian dipastikan hanya berupa materiil dari enam petak rumah yang terdampak.
"Alhamdulillah tidak ada korban, cuma materi saja," pungkas Dulgamar. (F)











